Kronologi Aborsi Maut di Polman, NF Meninggal Usai Diberi Obat, 2 Tersangka Ditetapkan
NF Mengalami Kondisi Memburuk
Pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 21.00 Wita, obat tersebut diambil dan diserahkan kepada AF.
Sekitar pukul 22.00 Wita, AF membawa obat tersebut ke tempat NF dan memberikannya.
Polisi menyebut NF menggunakan obat tersebut sekitar pukul 00.30 Wita. Beberapa jam kemudian, kondisi NF mulai memburuk.
NF mengalami menggigil, sesak napas, mengeluarkan lendir dan cairan dari mulut, serta mengalami kaki dingin dan pucat hingga kejang.
NF sempat mengeluhkan rasa sakit yang dialaminya kepada AF.
“Sakit sekali, sakit sekali, saya tidak kuat lagi.
Sekitar pukul 05.10 Wita, NF dinyatakan tidak lagi bernapas. AF kemudian memeriksa denyut nadi dan pernapasan NF hingga mengetahui korban telah meninggal dunia.
Jasad Dibungkus dan Hendak Dibawa Keluar Polman
Setelah mengetahui NF meninggal dunia, AF disebut panik. Polisi menduga AF kemudian membungkus jasad korban menggunakan selimut dan tali rafia.
Jasad tersebut kemudian dilapisi dengan kasur dan plastik hitam. Menurut kepolisian, tindakan itu diduga dilakukan untuk mengurangi kemungkinan munculnya bau dari jasad korban.
AF juga diduga telah menyiapkan sepeda motor untuk membawa jasad NF keluar dari wilayah Polewali Mandar.
Saat kejadian, terdapat seorang anak berusia sekitar lima tahun di lokasi. AF kemudian membawa anak tersebut ke wilayah Desa Paruk, Kecamatan Binuang.
Pada 24 Agustus 2026 sekitar pukul 11.00 Wita, anak tersebut disebut ditinggalkan di sebuah lahan kosong yang berjarak sekitar 100 meter dari jalan poros. AF juga disebut meninggalkan uang Rp8.000.
Polisi Ungkap Kasus dari Laporan Warga
Kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai seorang perempuan yang meninggal dunia dan jasadnya diduga hendak dibawa keluar dari wilayah Polman.
Laporan tersebut diterima SPKT Polres Polman pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 00.30 Wita.
Kasat Reskrim Polres Polman bersama personel Intelkam dan sejumlah fungsi terkait kemudian mendatangi lokasi.
Di tempat kejadian, polisi menemukan AF sedang mengikat dan membungkus jasad NF. Polisi juga mendapati sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk membawa jasad korban.
Dalam pemeriksaan awal, AF mengaku memperoleh obat yang diduga digunakan untuk menggugurkan kandungan dari ND.
Editor : Huzair.zainal