get app
inews
Aa Text
Read Next : Seorang Petani Ditemukan Tewas di Bawah Pohon Kelapa, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

Lahan 2 Hektare Terbakar di Mapilli, Polisi dan Damkar Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:45 WIB
header img
Kebakaran lahan melanda Wilayah Rappang Barat,Petugas gabungan berjibaku padamkan Api : Foto Humas Polres Polman

POLEWALI MANDAR,iNewsPolman.id – Kebakaran lahan terjadi di Dusun Rappang, Desa Rappang Barat, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Minggu (30/8/2026) malam. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 18.30 Wita setelah warga melaporkan adanya kobaran api. Api kemudian merambat ke sejumlah lahan perkebunan milik warga yang ditumbuhi pepohonan.

Mendapat laporan tersebut, Kasubsektor Mapilli IPTU Suriadi bersama Bhabinkamtibmas Desa Rappang Barat Briptu Taufiq Al Haris dan personel piket Polsubsektor Mapilli langsung menuju lokasi.

Petugas bersama tim pemadam kebakaran kemudian melakukan upaya pemadaman. Sebanyak tiga unit kendaraan dikerahkan, masing-masing dua unit dari Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar berupa satu mobil pemadam dan satu mobil tangki, serta satu unit dari TNI AD Yonif TP 917/KMM.

Berdasarkan pendataan awal di lokasi, sejumlah lahan warga terdampak kebakaran. Lahan milik Ahmad Syaifuddin, pensiunan Inspektorat, terbakar sekitar 80 are.

Sementara lahan milik Haris dan Syahril, yang berprofesi sebagai petani, masing-masing terdampak kebakaran sekitar 60 are.

Secara keseluruhan, area yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 2 hektare.

Polisi menduga api pertama kali muncul dari bagian tengah lahan yang banyak ditumbuhi pepohonan sebelum kemudian merambat ke area perkebunan warga. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Setelah dilakukan pemadaman secara intensif selama beberapa jam, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 21.00 Wita.

Petugas kemudian melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kasubsektor Mapilli IPTU Suriadi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Jika menemukan adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian maupun petugas terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujar Suriadi.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada laporan korban jiwa. Polisi juga masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Masyarakat diimbau segera melaporkan setiap kejadian kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan api tidak meluas ke permukiman maupun lahan warga lainnya.

Editor : Huzair.zainal

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut