Serangan Buaya Kembali Terjadi di Sungai Mandar Tinambung, Lansia Jadi Korban
POLEWALI MANDAR, iNewsPolman.id — Serangan buaya kembali terjadi di wilayah Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Seorang warga lanjut usia bernama Mustari (75) menjadi korban setelah diserang buaya saat menyeberangi sungai di Dusun I, Desa Lekopaddis, Rabu (29/4/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WITA ketika korban hendak menuju seberang sungai yang berada di belakang rumahnya untuk memberi makan sapi peliharaannya.
Saat hampir tiba di tepian seberang, seekor buaya tiba-tiba muncul dari arah belakang dan langsung menerkam korban.
Beruntung, insiden itu disaksikan oleh sejumlah warga sekitar yang segera memberikan pertolongan. Dengan menggunakan kayu, warga berupaya memukul buaya hingga korban akhirnya berhasil dilepaskan dari terkaman.

Akibat serangan tersebut, Mustari mengalami delapan luka robek di bagian pinggang belakang. Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Tinambung sebelum akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Tinambung langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Ka SPKT III Polsek Tinambung, BRIPKA Dedy Riawan, mengatakan pihaknya segera melakukan tindakan awal begitu menerima informasi dari warga.
“Kami langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga untuk melakukan penanganan awal di TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.
Korban berhasil diselamatkan berkat kesigapan warga yang memberikan pertolongan. Saat ini korban sudah mendapat perawatan medis dan telah kembali ke rumah,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, mengingat potensi kemunculan buaya masih cukup tinggi.
“Kami mengimbau warga agar tidak beraktivitas sendirian di sekitar sungai dan tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di titik-titik yang rawan kemunculan buaya,” tambahnya.
Diketahui, peristiwa ini merupakan serangan buaya keempat yang terjadi di sepanjang aliran Sungai Mandar selama April 2026. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di sekitar bantaran sungai.
Pihak kepolisian pun meminta masyarakat untuk lebih waspada guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Editor : Huzair.zainal