POLEWALI MANDAR, iNewsPolman.id – Suasana duka menyelimuti Masjid Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman), Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Senin sore (12/10/2026).
Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, turut mengikuti salat jenazah almarhum KH Muhammad Syibli Sahabuddin, ulama sekaligus tokoh politik yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdian kepada masyarakat.
Kepergian KH Muhammad Syibli Sahabuddin menjadi kehilangan bagi Sulawesi Barat. Sosok yang dikenal melalui kiprahnya di bidang keagamaan dan politik itu meninggalkan jejak pengabdian yang mewarnai perjalanan daerah.
Usai mengikuti salat jenazah, Fahry menyampaikan penghormatan atas dedikasi almarhum. Menurutnya, KH Muhammad Syibli Sahabuddin bukan hanya dikenal sebagai ulama, tetapi juga figur yang turut berkontribusi dalam dinamika sosial dan politik Sulawesi Barat.
“Almarhum KH Muhammad Syibli Sahabuddin bukan hanya dikenal sebagai seorang ulama, tetapi juga sebagai tokoh politik yang telah memberikan kontribusi bagi masyarakat Sulawesi Barat. Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi daerah,” ujar Fahry.
Semasa hidupnya, almarhum pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) selama dua periode, yakni 2009–2019. Ia juga pernah memimpin Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sulawesi Barat.
Pengalaman almarhum di lembaga perwakilan dan organisasi politik menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya di tingkat daerah maupun nasional.
Bagi Fahry, perpaduan peran almarhum sebagai ulama dan tokoh politik menjadikannya figur yang memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan masyarakat Sulawesi Barat.
Ia berharap nilai-nilai kebaikan, perjuangan, dan pengabdian yang diwariskan almarhum dapat terus dikenang serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam membangun Polewali Mandar dan Sulawesi Barat.
“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi masa duka,” tutup Fahry.
Editor : Huzair.zainal
Artikel Terkait
