POLEWALI MANDAR, iNewsPolman.id— Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polewali Mandar menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Polman, Selasa (6/10/2026). Massa menyoroti persoalan distribusi dan kelangkaan BBM bersubsidi yang dinilai belum teratasi.
Dalam aksi tersebut, HMI mempertanyakan transparansi pasokan BBM bersubsidi di Polman. HMI menyebut kebutuhan atau pasokan mencapai sekitar 16 ton per hari, namun mereka mengklaim realisasi yang terlihat di lapangan hanya sekitar 8 ton.
Massa mendesak pemerintah membuka data kuota dan realisasi distribusi BBM secara transparan serta mengevaluasi kebijakan pembatasan pembelian BBM bersubsidi.
HMI juga menuntut penertiban pengecer BBM yang menjual dengan harga tinggi dan meminta pemerintah mengawasi distribusi LPG 3 kilogram.
HMI menegaskan persoalan BBM tidak cukup diselesaikan melalui rapat, tetapi membutuhkan langkah konkret untuk memastikan pasokan dan distribusi subsidi tepat sasaran.
Editor : Huzair.zainal
Artikel Terkait
