POLEWALI MANDAR, iNewsPolman.id — Dedikasi dan profesionalisme tinggi kembali ditunjukkan personel Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Hanya berselang sesaat setelah mengikuti upacara penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, Kamis (15/1/2026), personel Damkar Polman langsung bergerak cepat mengevakuasi kecelakaan lalu lintas berat di Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali.
Tanpa sempat berganti seragam pelantikan Korpri, Regu B Damkar Polman bersama personel gabungan yang baru saja dilantik langsung turun ke lokasi kejadian di sekitar Kafe Sandeq Rock.
Mereka mengevakuasi sebuah truk pengangkut pakan ayam dengan muatan sekitar 8 ton yang terguling usai menghantam tiang listrik, sebuah mobil minibus, serta bangunan rumah makan milik warga.
Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, S.IP., M.M., membenarkan bahwa anggotanya langsung beralih dari agenda seremonial ke tugas penyelamatan di lapangan.
“Benar, sesaat setelah penyerahan SK PPPK Paruh Waktu selesai, tim langsung bergeser ke lokasi kecelakaan. Ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan profesionalisme kami sebagai petugas pelayanan publik,” ujar Imran di lokasi kejadian.
Ia juga menyebutkan keterlibatan personel perempuan atau Srikandi Damkar dari staf Tata Usaha Posko Induk yang turut membantu proses evakuasi bersama rekan-rekan dari posko kecamatan.
Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 11.33 WITA. Truk yang melaju dari arah Makassar menuju Campalagian (Laliko) diduga kehilangan kendali akibat sopir mengalami kelelahan atau microsleep setelah menempuh perjalanan jauh.
Truk tersebut menabrak tiang listrik dan sebuah minibus yang terparkir, sebelum akhirnya menghantam dua bangunan usaha, yakni Warkop Sandeq Rock dan Warung Makan Rejo Joyo. Benturan keras menyebabkan truk terguling dan muatan tumpah, mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan bangunan.
Menariknya, operasi evakuasi ini melibatkan bukan hanya regu piket, tetapi juga personel gabungan yang baru saja dilantik, terdiri dari petugas Posko Induk serta perwakilan Posko Kecamatan Wonomulyo, Campalagian, dan Tinambung, termasuk Srikandi Damkar.
Aksi respons cepat ini berlangsung bertepatan dengan momen bersejarah bagi ribuan tenaga non-ASN di Polewali Mandar. Pada hari yang sama, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar secara resmi menyerahkan SK PPPK Paruh Waktu kepada 4.231 pegawai.
Rinciannya, sebanyak 346 tenaga guru, 2.815 tenaga teknis, dan 1.070 tenaga kesehatan menerima SK tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sopir truk dilaporkan selamat, sementara kernet dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Proses evakuasi bangkai truk berhasil diselesaikan dalam keadaan aman dan lancar pada sore hari.
Editor : Huzair.zainal
Artikel Terkait
