Kebakaran Lahan di Anreapi Melahap 10 Hektar Kebun Warga, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Akses Sulit, Armada Damkar Disiagakan
Upaya pemadaman menghadapi kendala karena akses jalan menuju titik api sulit dilalui kendaraan. Kondisi tersebut membuat armada pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau langsung seluruh area yang terbakar.
Personel gabungan bersama warga pun berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari melakukan pemantauan di sekitar lokasi.
Untuk mengantisipasi api meluas dan mengancam permukiman warga, dua unit mobil Damkar dan satu unit mobil BPBD Polman disiagakan di sekitar lokasi kebakaran.
Kapolsek Polewali IPTU Syahrul, S.H., M.H., mengatakan pihaknya bersama seluruh unsur terkait terus melakukan penanganan dan pemantauan untuk mencegah api menjalar ke wilayah lain.
“Kami bersama personel gabungan dari TNI, Damkar, BPBD, dan masyarakat terus berupaya melakukan pemadaman meskipun menghadapi kendala akses jalan menuju titik api,” ujar Syahrul.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat cuaca panas dan angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api.
Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada kepolisian atau petugas terkait.
“Kerja sama seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mencegah meluasnya kebakaran dan meminimalkan kerugian,” katanya.
Hingga berita ini disusun, upaya pemadaman dan pemantauan masih berlangsung. Polisi juga melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.
Polsek Polewali mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan guna melindungi keselamatan warga serta mencegah kebakaran meluas.
Editor: Huzair.zainal