Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gara-Gara Bakar Rumput, Lahan di Pinggir Jalan Poros Majene Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Lahan di Anreapi Melahap 10 Hektar Kebun Warga, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:22 WIB
  • author Huzair zainal
Kebakaran Lahan di Anreapi Melahap 10 Hektar Kebun Warga, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Suasana saat petugas gabungkan padamkan kebakaran lahan di Desa Papandamgan , kecamatan anreapi: Foto iNewsPolman

POLEWALI MANDAR, iNewsPolman.id – Kebakaran lahan perkebunan melanda wilayah Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Rabu (14/10/2026). Api menghanguskan sekitar 10 hektare lahan milik warga di Dusun Leppan, Desa Kelapa Dua, dan Dusun Balla, Desa Pappandangan.

Kebakaran yang diketahui sekitar pukul 14.20 WITA itu menyebabkan kerusakan sejumlah tanaman perkebunan produktif. Kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp80 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Personel Polsek Polewali bersama Polsubsektor Anreapi, TNI, petugas pemadam kebakaran (Damkar), BPBD Polman, dan masyarakat setempat langsung bergerak melakukan penanganan setelah menerima informasi kebakaran.

Personel kepolisian yang dipimpin Ps. Kanit Intelkam Polsek Polewali, Ali Imran, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Desa Pappandangan Brigpol Amril Nuangsa dan Bhabinkamtibmas Desa Kelapa Dua Aipda Nurholis, mendatangi lokasi untuk membantu upaya pemadaman dan memantau perkembangan api.

Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan petani setempat, titik api diduga pertama kali muncul di salah satu kebun warga di Dusun Leppan, Desa Kelapa Dua.

Kondisi vegetasi yang mengering akibat cuaca panas, ditambah embusan angin kencang, diduga membuat api cepat menjalar hingga ke wilayah Dusun Balla, Desa Pappandangan.

Sejumlah tanaman perkebunan warga ikut terdampak, di antaranya cokelat, durian, cengkeh, dan langsat.

Akses Sulit, Armada Damkar Disiagakan

Upaya pemadaman menghadapi kendala karena akses jalan menuju titik api sulit dilalui kendaraan. Kondisi tersebut membuat armada pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau langsung seluruh area yang terbakar.

Personel gabungan bersama warga pun berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari melakukan pemantauan di sekitar lokasi.

Untuk mengantisipasi api meluas dan mengancam permukiman warga, dua unit mobil Damkar dan satu unit mobil BPBD Polman disiagakan di sekitar lokasi kebakaran.

Kapolsek Polewali IPTU Syahrul, S.H., M.H., mengatakan pihaknya bersama seluruh unsur terkait terus melakukan penanganan dan pemantauan untuk mencegah api menjalar ke wilayah lain.

“Kami bersama personel gabungan dari TNI, Damkar, BPBD, dan masyarakat terus berupaya melakukan pemadaman meskipun menghadapi kendala akses jalan menuju titik api,” ujar Syahrul.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat cuaca panas dan angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api.

Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada kepolisian atau petugas terkait.

“Kerja sama seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mencegah meluasnya kebakaran dan meminimalkan kerugian,” katanya.

Hingga berita ini disusun, upaya pemadaman dan pemantauan masih berlangsung. Polisi juga melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.

Polsek Polewali mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan guna melindungi keselamatan warga serta mencegah kebakaran meluas.

Editor: Huzair.zainal

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut