get app
inews
Aa Text
Read Next : Cegah tindak pidana perdagangan orang,imigrasi mamuju bentuk desa binaan

Majene Run 2026 Diramaikan Layanan PASPORIA, Imigrasi Polman Siapkan 30 Kuota

Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:25 WIB
header img
PASPORIA di tengah kegiatan Majene Run 2026, Minggu (9/8/2026). (Foto: KANIM Polman).

MAJENE, iNewsPolman.id — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar memanfaatkan momentum Majene Run 2026 untuk mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.

Melalui program Paspor Minggu Ceria (PASPORIA), petugas Imigrasi Polman membuka layanan permohonan paspor di kawasan depan Stadion Parasamya Mandar, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Minggu (9/8/2026).

Layanan tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mengurus paspor tanpa harus datang ke kantor imigrasi pada hari kerja. Pemohon dapat mengajukan paspor elektronik (e-paspor), baik untuk permohonan baru maupun penggantian paspor yang masa berlakunya telah habis.

Dalam pelayanan yang digelar bersamaan dengan Majene Run 2026 itu, Imigrasi Polman menyediakan 30 kuota pemohon. Hingga pelayanan berlangsung, sebanyak 10 masyarakat tercatat telah mengajukan permohonan.

Staf Humas Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar, Muhamad Wandi, mengatakan PASPORIA merupakan bagian dari upaya Imigrasi memperluas akses pelayanan sekaligus memberikan edukasi keimigrasian secara langsung kepada masyarakat.

“Pelayanan ini hadir untuk memberikan informasi sekaligus layanan pembuatan paspor bagi masyarakat Majene,” kata Wandi.

Ia menjelaskan, pelayanan paspor saat ini telah diarahkan pada penggunaan paspor elektronik. Pemohon paspor baru maupun masyarakat yang melakukan penggantian karena masa berlaku paspor telah habis akan diarahkan menggunakan e-paspor sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Wandi, layanan PASPORIA dapat dimanfaatkan masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Barat. Adapun wilayah kerja Kantor Imigrasi Polman mencakup Kabupaten Polewali Mandar, Majene, dan Mamasa.

“Pasporia ini berlaku se-Sulawesi Barat. Untuk wilayah keimigrasian Polewali Mandar meliputi Kabupaten Polman, Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamasa. Namun, jika ada masyarakat dari luar wilayah, tetap kami terima,” ujarnya.

Selain menerima permohonan paspor, petugas juga memberikan informasi mengenai persyaratan, tahapan pengajuan, hingga penggunaan paspor elektronik sebagai dokumen perjalanan ke luar negeri.

Paspor elektronik dilengkapi cip yang menyimpan data biometrik pemegang paspor sehingga memiliki fitur keamanan tambahan dibandingkan paspor non-elektronik.

Imigrasi mengingatkan masyarakat untuk memastikan masa berlaku paspor, kesesuaian data identitas, serta memahami persyaratan dokumen perjalanan yang berlaku di negara tujuan.

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan jasa pengurusan paspor dengan iming-iming proses cepat atau meminta biaya di luar ketentuan resmi.

Informasi mengenai persyaratan dan layanan keimigrasian diimbau diperoleh melalui kantor imigrasi maupun kanal resmi Direktorat Jenderal Imigrasi.

Melalui PASPORIA, Imigrasi Polman berharap pelayanan jemput bola tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keimigrasian sekaligus meningkatkan pemahaman tentang pentingnya memiliki dokumen perjalanan yang sah dan sesuai aturan.

Editor : Huzair.zainal

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut