Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dokter Muda Asal Sulawesi Barat Meninggal di Apartemen Kalibata, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

Polres Polman Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan di Matakali, Total 16 Adegan Diperagakan

Kamis, 29 Januari 2026 | 20:09 WIB
  • author Huzair zainal
Polres Polman Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan di Matakali, Total 16 Adegan Diperagakan
Polres Polman menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal: Foto Humas Polres Polman

POLEWALI MANDAR,iNewsPolman.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Polewali Mandar menggelar rekonstruksi kasus tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan Chairul Anam meninggal dunia. 

Rekonstruksi dilaksanakan pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 10.00 WITA di Dusun Labasang, Desa Tonro Lima, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar.

Kegiatan rekonstruksi dipimpin langsung oleh KBO Satreskrim Polres Polman IPTU Iwan Rusmana, didampingi Kanit Tipidkor IPTU Muhammad Arifin, S.H., M.H. Rekonstruksi tersebut merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Nomor: LP/B/10/I/2026/SPKT/Polres Polewali Mandar/Polda Sulawesi Barat tertanggal 11 Januari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir perwakilan Kejaksaan Negeri Polewali, kuasa hukum terduga pelaku, keluarga korban, serta para saksi.

Sebelum pelaksanaan rekonstruksi, terlebih dahulu dilakukan apel pengecekan pengamanan di Lapangan Apel Polres Polman. Selanjutnya, personel pengamanan bergeser ke lokasi kejadian di Kecamatan Matakali.

Rekonstruksi dilakukan di empat lokasi tempat kejadian perkara (TKP), dengan total 16 adegan yang diperagakan oleh tersangka Muh. Putra alias Utta bersama para saksi. Beberapa adegan dilaksanakan di TKP pengganti dengan pertimbangan situasi dan kelancaran kegiatan.

“Rekonstruksi ini kami laksanakan untuk memperjelas rangkaian peristiwa serta mencocokkan keterangan tersangka dengan para saksi dan alat bukti yang telah dikumpulkan,” ujar IPTU Iwan Rusmana.

Ia menambahkan, pelaksanaan rekonstruksi berjalan dengan aman dan kondusif berkat pengamanan dari personel Polres Polman dan Polsek Wonomulyo.

Pihak kepolisian menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa terduga pelaku lain yang belum dihadirkan karena masih dalam proses penyelidikan.

Editor: Huzair.zainal

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut