Polisi dan Warga Gotong Royong Buka Akses Jalan Tertutup Longsor di Matangnga
POLEWALI.MANDAR,iNewsPolman.id - Personel Polsek Matangnga terus bergerak membantu warga menangani dampak bencana tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Fokus utama penanganan saat ini yakni membuka kembali akses jalan yang sempat terputus akibat timbunan material longsor.
Memasuki hari keempat pascabencana, aparat kepolisian bersama warga kembali melaksanakan kerja bakti dan monitoring di Dusun Mesakada, Desa Rangoan, Senin (18/5/2026). Sebelumnya, wilayah tersebut sempat terisolasi karena jalan utama tertutup tanah, lumpur, dan material longsor lainnya.
Kegiatan penanganan dipimpin langsung Kapolsek Matangnga, IPDA Wijaya Sultan. Bersama personelnya, ia turun langsung ke lokasi untuk membantu warga membersihkan material longsor menggunakan peralatan manual.

Dengan semangat gotong royong, warga dan aparat bahu membahu membuka akses jalan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Kapolsek Matangnga, IPDA Wijaya Sultan, mengatakan pihaknya akan terus hadir membantu masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih.
“Kami bersama personel Polsek Matangnga terus berupaya membantu warga terdampak longsor, khususnya membuka akses jalan yang masih terisolasi.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen kami untuk memastikan situasi tetap aman dan aktivitas warga kembali normal,” ujarnya.
Hingga saat ini, proses pembersihan material longsor masih terus dilakukan di sejumlah titik terdampak di Kecamatan Matangnga. Aparat juga mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat cuaca ekstrem dan potensi longsor susulan masih dapat terjadi sewaktu-waktu.
Editor : Huzair.zainal