POLEWALI MANDAR, iNewsPolman.id – Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengamankan seorang pria berinisial IR (25) yang diduga terlibat penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis badik. Peristiwa tersebut terjadi saat pesta pernikahan di Dusun I, Desa Tapango, Kecamatan Tapango, Minggu (25/10/2026) malam.
Terduga pelaku diamankan bersama barang bukti sebilah badik pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 01.00 WITA, beberapa jam setelah kejadian.
Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi mengatakan, peristiwa bermula saat hiburan dalam pesta pernikahan sedang berlangsung sekitar pukul 23.30 WITA. Saat itu, seorang saksi bernama Farhan melihat korban berinisial AN (22) terlibat perkelahian dengan IR.
Farhan kemudian berusaha melerai dengan meminta perhatian warga. Tak lama berselang, Mustaming (40), yang disebut merupakan paman terduga pelaku, datang dan berusaha memukul korban.
Aksi tersebut sempat dihalangi Farhan, Irsyad, dan sejumlah warga yang berada di lokasi. Namun, di tengah keributan, IR diduga mengeluarkan badik dan menikam korban hingga mengalami luka pada bagian perut.
Korban terjatuh, sementara warga berupaya menghentikan perkelahian dan menjauhkan terduga pelaku dari korban. Warga kemudian membawa AN ke UPTD Puskesmas Pelitakan untuk mendapatkan penanganan medis awal.
Berdasarkan keterangan kepolisian, korban mengalami luka tusuk pada perut dengan panjang sekitar 1,5 sentimeter, lebar 1 sentimeter, dan kedalaman sekitar 2 sentimeter. Korban juga mengalami dua luka robek pada tangan kiri, masing-masing berukuran sekitar 6 × 2 sentimeter dan 7 × 3 sentimeter.
Dalam penanganan kasus ini, polisi menyita sebilah badik berbahan besi dengan ujung runcing, bergagang bambu berwarna cokelat, serta dilengkapi sarung berbahan kayu berwarna senada.
Setelah diamankan, IR bersama barang bukti dibawa ke Markas Komando Polres Polman untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rangkaian peristiwa yang berujung pada dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam itu.
Editor : Huzair.zainal
Artikel Terkait
