MAJENE, iNewspolman.id — Kebakaran mendadak menghebohkan warga Malunda, Majene, saat sebuah SPBU di jalur poros Majene–Mamuju mengalami insiden nyaris dramatis. Api tiba-tiba menyala dari bunker penyimpanan 40 ton saat proses pengisian BBM dari truk tangki Pertamina, memicu kepanikan namun berhasil dikendalikan tanpa korban jiwa.
Insiden kebakaran terjadi di SPBU Malunda, Senin (19/1/2026) malam, tepatnya sekitar pukul 23.00 Wita. Api muncul dari bunker atau tangki penyimpanan bawah tanah berkapasitas sekitar 40 ton saat petugas SPBU menerima pengisian bahan bakar dari truk tangki Pertamina.
Syuaib Tonai (55), saksi mata sekaligus petugas SPBU, menjelaskan bahwa api tiba-tiba muncul saat proses pengisian berlangsung. “Api langsung menyala di atas bunker. Kami sempat panik, tetapi segera berusaha mengamankan lokasi,” kata Syuaib di lokasi kejadian.
Meski api mengejutkan, insiden ini tidak meluas dan tidak menimbulkan kerusakan signifikan. Kerusakan hanya terjadi pada selang pembongkaran BBM yang digunakan saat pengisian. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini.
Pemilik SPBU, yang memilih tidak disebutkan namanya, mengaku kaget saat menerima kabar kebakaran karena sedang beristirahat.
Ia memastikan operasional SPBU hanya mengalami gangguan sementara dan diperkirakan kembali normal sekitar pukul 01.00 Wita. “Saya kaget karena sedang tidur. Tapi operasional SPBU akan kembali normal malam ini,” ujarnya singkat.
Pihak kepolisian dari Polsek Malunda langsung menindaklanjuti dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi tengah menyelidiki penyebab pasti kebakaran, termasuk menelusuri kemungkinan kelalaian maupun faktor teknis yang memicu insiden.
Hingga berita ini diturunkan, aktivitas di sekitar SPBU Malunda sudah kembali normal dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Warga dan pengguna jalan dilaporkan tidak terganggu oleh peristiwa ini.
Kebakaran di SPBU menjadi perhatian serius karena potensi risiko ledakan yang tinggi, terutama saat bunker atau tangki penyimpanan besar terisi penuh BBM.
Petugas disarankan selalu menerapkan protokol keselamatan ketat selama proses pengisian untuk mencegah kejadian serupa.
Editor : Huzair.zainal
Artikel Terkait
