POLEWALI.MANDAR,iNewsPolman.id – Penanganan sejumlah kasus dugaan korupsi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), mendapat perhatian serius dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Polman, Nurcholis, SH, MH.
Kajari Polman menegaskan pihaknya tengah menyiapkan langkah tegas yang disebut akan menjadi “kejutan” dalam waktu dekat. Hal itu disampaikan saat ditemui di sela-sela aktivitasnya, Selasa (3/3/2026).
“Yang suram akan terang. Kami pastikan setiap proses berjalan sesuai hukum dan dilakukan secara transparan,” ujar Nurcholis.
Menurutnya, sejumlah perkara yang sebelumnya dinilai berjalan lamban kini telah memasuki tahap pendalaman. Tim penyidik disebut telah mengantongi sejumlah dokumen penting serta memeriksa beberapa pihak terkait guna memperkuat alat bukti.
Sejumlah laporan dugaan penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintah daerah saat ini tengah ditelaah secara intensif. Kajari memastikan proses hukum dilakukan secara profesional tanpa intervensi dari pihak mana pun.
“Tidak ada kompromi terhadap praktik korupsi. Siapa pun yang terbukti terlibat akan dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti, bukan tekanan atau opini,” tegasnya.
Selain memeriksa sejumlah saksi, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan aparat pengawas internal pemerintah untuk memperkuat konstruksi perkara.
Meski demikian, Kajari belum merinci kasus dugaan korupsi yang tengah didalami. Ia menyebut keterbukaan informasi secara prematur berpotensi memengaruhi proses penyelidikan.
“Yang pasti kami harap masyarakat bersabar. Prinsip kami jelas, yang suram akan terang. Semua akan terbuka pada waktunya,” pungkasnya.
Kejaksaan Negeri Polewali Mandar memastikan akan menyampaikan perkembangan resmi kepada publik dalam waktu dekat.
Upaya pemberantasan korupsi, lanjutnya, merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung pemerintahan yang bersih dan akuntabel di Kabupaten Polewali Mandar.
“Tidak ada yang kebal hukum. Kami bekerja profesional dan berdasarkan fakta hukum,” tandasnya.
Langkah konkret yang dijanjikan tersebut diprediksi akan menjadi perhatian luas masyarakat Sulawesi Barat.
Editor : Huzair.zainal
Artikel Terkait
