BOGOR, iNewsPolman.id — Sebuah insiden serius diduga terjadi di area tambang emas milik PT Aneka Tambang (Antam) yang berlokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/1/2026). Lokasi tambang tersebut dilaporkan mengalami ledakan, namun hingga kini aparat belum dapat memasuki area kejadian karena kondisi yang dinilai masih berbahaya.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyampaikan bahwa jajaran kepolisian bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan awal.
“Forkopimda masih dalam perjalanan menuju lokasi Antam untuk melakukan pengecekan,” ujar AKBP Wikha saat dikonfirmasi iNews Media Group, Rabu siang.
Namun, upaya penanganan di lapangan masih terkendala faktor keselamatan. Menurut Wikha, petugas gabungan belum dapat mendekati maupun memasuki tempat kejadian perkara (TKP) lantaran tingginya kadar gas karbon dioksida (CO₂) di area tambang.
“Anggota belum bisa masuk ke lokasi. Kadar gas CO₂ masih tinggi dan berisiko bagi keselamatan petugas,” jelasnya.
Akibat kondisi tersebut, aparat belum dapat memastikan ada tidaknya korban jiwa maupun korban luka dalam insiden yang diduga sebagai ledakan tambang emas tersebut. Petugas masih menunggu situasi dinyatakan aman sebelum melakukan penyisiran dan langkah evakuasi lanjutan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dugaan ledakan masih dalam proses penyelidikan. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area tambang guna menghindari potensi bahaya susulan.
Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah petugas berhasil memasuki lokasi dan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Berita ini telah tayang : https://bogor.inews.id/read/666368/breaking-news-tambang-emas-di-bogor-diduga-meledak-petugas-belum-bisa-masuk-tkp
Editor : Huzair.zainal
Artikel Terkait
