get app
inews
Aa Read Next : Setelah Dilantik Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Langsung Tancap Gas

Sambut Malam Lailatul Qadar, BKPRMI Gelar Pawai Obor Dan Gema Ramadhan

Kamis, 04 April 2024 | 22:47 WIB
header img
Ketua BKPRMI Sulbar saat melepas Gema Ramdahan Diawali Pawai Obor dalam Menyambut Malam Lailatul Qadar: foto,iNewsPolman.id

POLEWALI MANDAR,iNewsPolman.id -Sambut malam Lailatul Qadar ratusan warga di Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat menyalahkan obor sebagai bentuk kegembiraan masryakat.

Beginilah suasana di Dusun Lemo,Desa Kuajang dalam menyambut datangnya malam seribu bulan atau Lailatul Qadar .

Suasana dimalam hari di kampung ini nampak begitu gemerlap cahaya ratusan obor yang di nyalakan para remaja menyambut malam Lailatul Qadar tahun ini.

Tak hanya menyalakan obor, namun sebanyak 300 obor ini bahkan arak keliling kampung hingga menuju ketempat kegiatan Gema Ramadhan yang di laksanakan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI).

Pawai ratusan obor yang diarak ini dilepas langsung oleh ketua BKPRMI Sulbar, Suardi tepat diujung kampung.

Terlihat suasana begitu meriah,.ratusan warga bahkan berkumpul di sepanjang jalan dan.melamtunhkan Sholawat Nabi.

Usai tiba di lokasi, seluruh obor kemudian di tancapkan sepanjang jalan dengan tujuan menyinari perkampungan warga di malam penuh berkah yakni malam Lailatul Qadar.

"Menurut Suardi selalu ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia, ratusan obor yang dinyalakan dan di jejer sepanjang jalan hingga dini hari tak lain untuk menyambut datangnya malam Lailatul Qadar.

Dimana makna cahaya obor untuk menyinari hati dan jiwa kami agar lebih mendekatkan diri pada Allah Swt dan sebagai bentuk kegembiraan masyarakat datangnya malam seribu bulan, malam penuh kemuliaan di bulan Ramadhan tahun ini."kata Suardi.

"Suardi juga berpesan pada masryakat agar dibulan penuh berkah ini lakukanlah hal hal yang bisa meningkatkan keimanan kita, dan perbanyak ibadah terutama membaca ayat suci Alquran, karena itulah Maknah sebenarnya malam Lailatul Qadar.


Ketua DPW BKPRMI Sulbar, Dr. Suardi saat melepas Pawai Obor menyambut Malam Lailatul Qadar.

​​​​​​

Diketahui malam Lailatul Qadar itu terjadi di 10 hari terakhir Ramadhan, atau di malam 21,23,25 diangka ganjil, dimana Keutamaan malam Lailatul Qadar dijelaskan dalam sejumlah ayat Al-Qur'an dan hadits. Salah satunya dalam surah Al Qadr ayat 1-5. Allah SWT berfirman,

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ ١ وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ ٢ لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ٣ تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ ٤ سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ࣖ ٥

Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada Lailatul Qadar. Tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar."

Usai pawai obor, puncak kegiatan kemudian di gelar lomba Gema Ramadhan dengan mengisi lomba Bedug Sahur hingga semalam suntuk dan nampak kegembiraan masryakat selama acara di gelar.

 

​​​​

Editor : Huzair.zainal

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut