Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kejutan Manis Polres Polman di HUT ke-81 TNI AL, Sinergitas Makin Erat
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla Kembali Melanda Pulau Battoa, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Jum'at, 11 September 2026 | 23:42 WIB
  • author Huzair zainal
Karhutla Kembali Melanda Pulau Battoa, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Pulau Battoa Terbakar Hebat, Perbukitan Nampak Jauh Terlihat Memerah : Foto iNewsPolman

POLEWALI MANDAR, iNewsPolman.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan perbukitan Pulau Battoa, Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jumat malam.

Kobaran api terlihat dari kejauhan melahap pepohonan di kawasan perbukitan Pulau Battoa. Luasnya area yang terbakar membuat tim gabungan harus dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Tim Satgas Karhutla yang terdiri dari personel TNI-Polri, Basarnas, Damkar, Brimob, dan BPBD bergerak menuju lokasi untuk memadamkan api.

Namun, proses evakuasi menuju Pulau Battoa tidak mudah. Angin kencang menyebabkan kondisi laut bergejolak dengan gelombang cukup besar. Basarnas kemudian mengerahkan satu unit perahu karet untuk mengangkut petugas menuju lokasi kebakaran.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membakar kawasan perbukitan dengan area penyebaran yang cukup luas. Sebagian lahan yang terbakar merupakan kawasan yang ditumbuhi pohon bambu.

Hingga pukul 23.00 WITA, tim gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke area lainnya.

Asap pekat dari kebakaran bahkan terbawa angin hingga ke daratan dan dirasakan warga, khususnya masyarakat di Desa Tonyaman.

Koordinator Basarnas Polewali Mandar, Agus, mengatakan akses menuju lokasi kebakaran hanya dapat ditempuh menggunakan perahu karet karena kawasan yang terbakar tidak dapat dijangkau melalui jalur darat.

"Untuk sementara tim hanya bisa menggunakan perahu karet untuk mengantar petugas pemadam gabungan menuju lokasi. Perlengkapan tidak dapat dibawa seluruhnya karena lokasi tidak bisa dijangkau melalui darat," ujar Agus.

Petugas gabungan masih melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik untuk mengantisipasi api kembali membesar akibat kondisi angin yang cukup kencang.

Editor: Huzair.zainal

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut