Gerindra Minta Perubahan APBD Sulbar 2026 Lebih Berpihak kepada Rakyat
MAMUJU, iNewsPolman.id — Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulawesi Barat meminta perubahan APBD 2026 tidak sekadar menjadi penyesuaian angka, tetapi diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Fraksi Gerindra dalam rapat paripurna DPRD Sulawesi Barat, Selasa (15/9/2026), saat menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Perda tentang Perubahan APBD 2026.
Gerindra menilai perubahan anggaran harus mengedepankan efektivitas, efisiensi, transparansi dan akuntabilitas, serta didasarkan pada kebutuhan masyarakat.
Fraksi Gerindra juga meminta Pemprov Sulbar mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan pajak, retribusi dan aset daerah, sekaligus memperkuat pengawasan untuk mencegah kebocoran penerimaan.
Untuk belanja daerah, Gerindra mendorong anggaran diprioritaskan pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, perikanan, UMKM, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Gerindra juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten, termasuk Polewali Mandar. Infrastruktur dasar, jalan, irigasi, pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik dinilai perlu mendapat perhatian proporsional.
Sementara itu, sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan UMKM didorong mendapat dukungan melalui pembangunan irigasi, jalan produksi, sarana produksi, akses permodalan dan pemasaran.
Fraksi Gerindra pada prinsipnya mendukung pembahasan lebih lanjut Perubahan APBD Sulbar 2026 dengan sejumlah catatan, terutama terkait transparansi, efisiensi dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.
Juru Bicara Fraksi Gerindra, Rahmat Ichwan Bahtiar, menegaskan APBD harus menjadi instrumen strategis yang benar-benar berpihak kepada masyarakat, bukan sekadar formalitas penyesuaian angka.
Editor: Huzair.zainal